KKP Batang Siap Layani Nelayan Soal Medis

BATANG [Kompos.net]—Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas ll Semarang wilayah kerja pelabuhan Kabupaten Batang yang baru kini sudah mulai beroperasi, tepatnya di Jalan Yos Sudarso Pejangkaran RT 04 RW 06, Karangasem Utara, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Sebelumnya, KKP tersebut hanya meminjam tempat kepada Dinas Perikanan dan Kelautan yang berada di depan TPI I Klidang Lor Batang. Setelah melalui proses lama, kantor KKP Kelas ll Semarang wilayah kerja pelabuhan Batang pada 22 Desember 2017 resmi ditempati dan difungsikan. Tidak hanya kantor baru, KKP Batang, selain bertugas cegah tangkal penyakit di wilayah pelabuhan, juga mempunyai tugas tambahan, yaitu vaksinasi dan ploliklinik untuk meningitis, khususnya bagi yang akan melaksanakan ibadah umrah.

“Pelayanan kita adalah cegah tangkal penyakit di wilayah pelabuhan. Namun, sebenarnya pelayanan utama KKP ini untuk memberikan dokumen kesehatan bagi awak kapal dan kegiatan di lingkungan sekitar pelabuhan. Hal ini diupayakan untuk mencegah kemungkinan segala penyakit karena pelabuhan sebagai keluar masuknya orang dari berbagai pelabuhan yang ada sehingga risiko penularan penyakitnya lebih banyak. Jadi, kita berperan sebagai pilar utama agar penyakit tidak masuk ke daerah ataupun ke pelabuhan kita,” ungkap Wita Widya Pratiwi, selaku Plt. Koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas ll Semarang Wilayah Kerja Pelabuhan Batang saat ditemui di kantornya, Rabu (14/3/2018).

Ia menambahkan dalam rutinitas kerjanya, yaitu setiap ada kapal yang akan melaut, KKP melaksanakan pengecekan pada sanitasi kapal.

Clearance kapal yang dilakukan di sini adalah penerbitan dokumen kesehatan kapal. Kapal dianggap sudah bersih jika terbebas dari tikus, kecoa, vektor, dan segala binatang pengganggu. Kemudian, setelah proses tersebut selesai dan dianggap bersih, kita akan memperbolehkan nelayan melaut. Selain itu, kita juga ada kegiatan lingkungan, seperti, survei larva, nyamuk, lalat, dan pengendalian tikus di sekitar pelabuhan,” bebernya.

Kemudian, ia juga mengatakan kalau KKP sendiri saat ini sudah diberi tugas tambahan untuk pelayanan vaksinasi dan poliklinik.

“Tugas tambahan kita ada vaksinasi meningitis, khusus untuk yang mau berangkat umrah dan  poliklinik, namun poliklinik kita masih terbatas,” ungkap Wita Widya Pratiwi.

Di sisi lain, Widya Pratiwi juga mengimbau kepada para nelayan agar tidak malu dan sadar diri untuk memeriksakan kesehatannya sebelum berangkat berlayar. Hal itu penting dilakukan agar tidak terserang virus yang berbahaya.

“Untuk para nelayan harus sadar diri, apabila kurang enak badan tinggal bilang ke kita nanti akan diberi arahan. Jika memang ada yang terjangkit virus tidak usah malu untuk melaporkan kepada kita karena dari pihak KKP tidak akan membocorkan penyakit yang diderita oleh nelayan tersebut kepada orang lain,” pungkasnya. [red]

leave a comment

Create Account



Log In Your Account