Program Smart City Selesai Sampai 2029

Program Smart City Selesai Sampai 2029

Program Smart City Selesai Sampai 2029

BATANG, Jateng [kompos.net] – Bupati Batang Wihaji mengatakan Program Smart City masuk dalam Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang rencananya dilaksanakan hingga 2029.

“Saya menargetkan Smart City akan selesai dalam waktu 10 tahun, yang terpenting komitmen kepala OPD untuk menyukseskan program itu,” kata wihaji saat Konferensi Pers di Humas Setda Batang Senin (22/10/2018).

Smart City menjadi prioritas karena dengan program tersebut akan mempermudah masyarakat dalam hal pembangunan dan pelayanan.

Walau pun untuk saat sekarang masyarakat hanya baru mengetahui dan mengenal aplikasi elektronik-Santunan Kematian (e-sakti), hal ini karena langsung berhubungan dengan bantuan sosial kematian masyarakat.

“Dalam penerapannya akan dibuat efektif, cepat, dan sederhana dengan model yang menarik, khususnya pelayanan publik,” lanjut Wihaji.

Di dalam Smart City ada investasi, dikatakan Wihaji, dengan terintegrasi dan transparan akan mendapat dukungan dari masyrakat sehingga mempermudah kita untuk menggenjotnya. Jika investasi yang masuk besar, program akan mudah dijalankan, lanjutnya.

“Selain itu, kami berharap aplikasi yang dibuat untuk pelayanan masyarakat dalam  Smart City bisa digemari masyarakat. Untuk itu, inovasi sangat diperlukan dan sosialisasi harus terus digiatkan,” katanya.

Dijelaskan juga bahwa Kabupaten Batang merupakan satu di antara kabupaten yang didampingi langsung oleh kementerian dalam mengembangkan Smart City.

Lebih lanjut, Wihaji akan menggenjot Indeks Pembangunan Manusia (IPM) agar program Smart City semakin diterima di masyarakat.

“Kami memaparkan ke kementerian Kominfo bahwa Pemkab Batang memiliki tiga quick win, yaitu e-budgeting, e-planning, dan Minggon Jatinan,” papar Wihaji.

Untuk menyukseskan program tersebut,  Pemkab  Batang menggelontorkan anggaran  untuk Dinas Kominfo tahun 2018 yang nilainya mencapai Rp 5,5 miliar  dan di 2019 sebesar Rp 7 miliar.

“Kami komitmen membangun Kabupaten Batang menjadi Smart City, dari nilai anggaran tiap tahun ada peningkatan, baik perangkatnya maupun sumber daya manusianya,” pungkasnya. (Edo/red)

leave a comment

Create Account



Log In Your Account