Usia Lanjut Tak Surutkan Semangat Suswanto Belajar Bisnis Online

BANYUMAS [Kompos.net]—Usia lanjut tak memengaruhi semangat Suswanto untuk belajar bisnis online. Kendati agak terlambat mengikuti workshop bisnis online, pria berusia sekitar 60-an tahun ini semakin penasaran untuk membuat toko online dengan memanfaatkan media sosial.

Bermodalkan laptop 14 inci, Suswanto mengikuti tahapan materi demi materi. Mulai persiapan produk, riset dan kata kunci yang musti dibenamkan di media sosial tersebut. Bahkan, dia tak malu bertanya dan praktik langsung di depan karena ketinggalan materi.

Awalnya, ia bingung untuk memilih produk yang bakal dijual secara online. Setelah berpikir sesaat, pria bertempat tinggal di Dukuhwaluh Kembaran Kabupaten Banyumas Jawa Tengah langung menjawab tegas.

“Saya mau jual celana panjang pria,” ucapnya dengan nada semangat saat ditanya Kompos.net disela-sela Acara Workshop Bisnis Online yang diadakan oleh JNE, Minggu (11/3/2018).

Suswanto merupakan satu dari agen counter JNE area Dukuhwaluh yang diundang untuk mengikuti bisnis online. Dia menjalankan usaha di industri jasa pengiriman selama 3 tahun lalu. Dan pengiriman terbanyak dalam belakangan ini dominasi pengiriman baju perempuan dan hijab.

“Saya tetap semangat ingin belajar bisnis online,” tuturnya.

Baca Juga: Jualan Online Siapa Takut ? JNE Semarang Ajak Agen Counter Jualan Online

Pelaksanaan workshop berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu (10/3/2018) pagi hingga sore. Kemudian, dilanjutkan praktik membuka toko online dengan memanfaatkan media sosial untuk sarana berjualan online.

Agus Basaroh, Kepala Cabang JNE Purwokerto, mengatakan saat ini pengiriman barang didominasi oleh pelaku usaha online. Sebab, era digitalisasi berdampak positif pada pesatnya bisnis online.

“Tentu, bisnis jasa pengiriman ikut terdongkrak. Makanya, kami ingin agen counter JNE di wilayah Purwokerto dan sekitarnya bisa berbisnis online, tujuannya untuk meningkatkan omzet,” paparnya.

Baca Juga: Ratusan Warga NU Pekalongan Pelajari Digital Marketing

Workshop Bisnis Online dengan tema Agen Counter JNE Goes Online mengundang mentor yakni Abdul Qayum dan M. Khamdi.

Dalam kesempatan itu, M. Khamdi memaparkan pengguna internet di Indonesia mencapai 137 juta. Jumlah tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun. Artinya, banyak orang yang sudah familiar dengan internet.

“Dari angka tersebut, pengguna medsos terutama Facebook paling banyak. Sebenarnya itu pasar yang mesti digarap secara maksimal,” paparnya.

Pesatnya bisnis online, ujarnya, turut mendongkrak pendapatan industri jasa pengiriman. Selama pengiriman barang dilakukan dengan menggunakan tenaga manusia, maka bisnis ini tidak akan ada matinya.

Abdul Qayum menambahkan workshop itu dilakukan untuk menambah omzet kiriman. Jika selama ini, agen counter hanya mendapatkan pendapatan atas jasa pengiriman barang,  dengan berbisnis online akan meningkatkan omzet kiriman. [red]

leave a comment

Create Account



Log In Your Account