Wakil Bupati Minta Tradisi Sedekah Bumi Dilestarikan

BATANG, Jateng [kompos.net]—Tradisi dan budaya sedekah bumi merupakan kekayaan warisan leluhur yang harus tetap dilestarikan. Dengan nguri-uri kearifan lokal bisa menjadi daya tarik wisatawan untuk mendukung “Visit to Batang 2022” dengan tagline “Heaven of Asia”.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Batang Suyono saat menghadiri pagelaran wayang kulit semalam suntuk dalam rangka sedakah bumi Desa Wonokerto, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Sabtu (28/7/2018) malam.

“Sedekah bumi ada nilai sejarah yang harus kita ketahui, yaitu pengetahuan, keyakinan, pemahaman tentang wujud syukur terhadap sang pencipta alam sehingga hasil pertanian bisa melimpah,” kata Suyono.

Lebih lanjut dikatakan, di samping melestarikan kesenian wayang kulit, hiburan tersebut mampu menggerakkan perekonomian masyarakat desa karena ada putaran uang dari hasil transaksi pengunjung  atau penonton yang membeli jajan atau makanan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Suyono meminta didoakan masyarakat agar kepemimpinannya dengan Bupati Wihaji bisa amanah dan selalu dekat dengan rakyat untuk melayani sepenuh hati.

“Kami berusaha semaksimal mungkin melayani rakyat dengan sepenuh hati. Dan, kami jadi pemimpin bukan untuk menguasai rakyatnya, tetapi pemimpin yang melayani rakyatnya,” ujar Suyono.

Sebelum dimulainya wayang kulit dengan lakon “Wahyu Eko Sejati”, Wakil Bupati Suyono berkesempatan menyerahkan wayang kulit kepada dalang Ki Sugianto dari Desa Wonokerto.

Tak lupa pula, usai memberikan sambutan, Wabup Suyono memberikan santunan kepada anak yatim piatu. Hal ini hampir senantiasa dilakukannya di setiap kali kunjungannya ke desa-desa.

“Ini bukan ria, tapi ini lebih pada memberikan contoh kepada masyarakat yang memilki rezeki lebih untuk saling berbagi. Ada anak yatim piatu yang harus kita bantu sebagai pengganti orang tua mereka,” pungkas Suyono. (red)

leave a comment

Create Account



Log In Your Account